Bisnis

Asing Catat Net Buy Saham AMMN di Tengah Rotasi Menkeu

JAKARTA — Aktivitas pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada perdagangan 14 September 2026. Di tengah sentimen pergantian kepemimpinan

Asing Catat Net Buy Saham AMMN di Tengah Rotasi Menkeu

JAKARTA — Aktivitas pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada perdagangan 14 September 2026. Di tengah sentimen pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan, investor asing tercatat tetap membukukan aksi beli bersih (net buy) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi incaran utama pelaku pasar global.

Meskipun aliran modal asing terus masuk ke sejumlah saham berkapitalisasi besar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan dan akhirnya ditutup melemah tipis sebesar 0,10 persen. Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian investor domestik dalam merespons arah kebijakan fiskal ke depan, sementara pemodal institusi asing memanfaatkan momentum koreksi untuk mengakumulasi aset strategis.

Kronologi Pergerakan Pasar dan Aliran Modal Asing

Berdasarkan pantauan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, pergerakan dana asing terbagi dalam beberapa fase penting sepanjang hari perdagangan:

  1. Sesi Pagi (09.00 – 11.30 WIB): IHSG dibuka variatif dengan kecenderungan melemah akibat respons awal pelaku pasar terhadap pengumuman restrukturisasi kabinet. Namun, investor asing langsung masuk memborong saham-saham sektor tambang dan energi, dipimpin oleh AMMN.
  2. Sesi Siang (13.30 – 15.00 WIB): Tekanan jual domestik sempat membawa indeks menyentuh level terendah hariannya. Di saat bersamaan, volume transaksi net buy asing justru meningkat signifikan pada saham-saham blue chip berfundamental kokoh.
  3. Penutupan Perdagangan (16.00 WIB): IHSG memangkas sebagian pelemahan dan berakhir turun tipis 0,10 persen, ditopang oleh derasnya pembelian asing pada saham AMMN yang sukses menahan koreksi indeks lebih dalam.

Faktor Pendorong Aksi Beli Asing pada Saham AMMN

Saham emiten tambang tembaga dan emas, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), mencatatkan nilai beli bersih terbesar oleh pemodal nonresiden. Tingginya minat terhadap AMMN didorong oleh prospek kinerja operasional yang solid serta proyeksi penguatan harga komoditas logam dasar di pasar global.

"Pelaku pasar global melihat stabilitas fundamental emiten seperti AMMN tetap tangguh di luar dinamika politik domestik. Pergantian Menteri Keuangan dipandang sebagai bagian dari kesinambungan fiskal, sehingga investor institusi memanfaatkan volatilitas jangka pendek untuk memperbesar portofolio mereka," ujar analis pasar modal dari Terdepan Research.

Adapun rincian indikator utama pasar saham pada perdagangan tersebut mencakup:

  • Kinerja IHSG: Melemah 0,10 persen setelah bergerak dalam rentang volatilitas harian yang cukup lebar.
  • Top Net Buy Asing: PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menempati peringkat teratas akumulasi modal asing.
  • Fokus Sektoral: Sektor barang baku (basic materials) dan energi menjadi sektor penopang utama yang paling banyak diborong investor luar negeri.

Prospek Pasar Modal Pasca-Pergantian Menteri Keuangan

Pergantian Menteri Keuangan umumnya menjadi sorotan tajam bagi komunitas investor karena menentukan arah kebijakan anggaran, rasio utang, serta iklim investasi nasional. Kendati demikian, aksi beli bersih pemodal asing menunjukkan adanya kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi makro Indonesia.

Para pelaku pasar memproyeksikan IHSG berpotensi kembali menguat apabila pejabat baru di Kementerian Keuangan segera memberikan sinyal positif terkait kepastian regulasi serta komitmen menjaga defisit anggaran dalam batas aman. Saham-saham berbasis komoditas dan perbankan diperkirakan tetap menjadi motor penggerak likuiditas pasar modal dalam beberapa pekan mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User