Suasana Gedung Olah Raga (GOR) Mengwi mendadak bergemuruh oleh sorak-sorai pendukung dan gemetarnya lantai lapangan saat ratusan atlet saling bertarung strategi serta ketangkasan fisik. Olahraga asal Asia Selatan yang kian populer di Pulau Dewata, kabaddi, baru saja menorehkan catatan sejarah baru melalui gelaran Kejuaraan Kabaddi Terbuka. Tak kurang dari 52 tim dengan total 942 atlet memadati lokasi kompetisi, membuktikan bahwa daya tarik olahraga penuh kontak ini telah merambah luas di kalangan generasi muda maupun pecinta olahraga independen.
Tingginya lonjakan peminat bahkan membuat pihak panitia penyelenggara berada dalam posisi dilematis. Terpaksa, pendaftaran harus ditutup lebih awal walau gelombang permintaan dari calon peserta luar daerah terus mengalir hingga detik-detik akhir menjelang pembukaan acara. Ketua Panitia Pelaksana, Rega Padmawan, mengungkapkan bahwa pembatasan tersebut murni dilakukan demi menjaga efisiensi serta ketepatan jadwal pertandingan agar seluruh nomor dapat terselenggara dengan optimal.
“Kami batasi jumlah peserta karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Kami berterima kasih kepada peserta yang telah ambil bagian pada kejuaraan ini,” ujar Rega Padmawan saat memberikan keterangan di sela-sela kompetisi.
Format Kompetisi dan Dominasi Peserta Lintas Wilayah
Koordinator Pertandingan, I Gusti Ayu Putu Martini, menjelaskan bahwa jalannya kejuaraan dirancang secara bertahap untuk menampung berbagai tingkatan usia dan tingkat pengalaman. Hari pertama kejuaraan difokuskan secara khusus untuk menyaring bakat-bakat potensial di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama se-Kabupaten Badung.
Pada kategori pelajar internal ini, tercatat 10 tim Sekolah Dasar (SD) dan 12 tim Sekolah Menengah Pertama (SMP) berlaga sengit di nomor super five baik untuk kelompok putra maupun putri. Sementara itu, hari berikutnya berubah menjadi panggung pertarungan bergengsi bagi kelompok umum (open category) yang menghadirkan persaingan sengit dari 20 tim kontestan.
| Kategori Peserta | Jumlah Tim | Nomor Pertandingan | Cakupan Wilayah / Utusan |
|---|---|---|---|
| Pelajar SD (Internal Badung) | 10 Tim | Super Five (Putra & Putri) | Kabupaten Badung |
| Pelajar SMP (Internal Badung) | 12 Tim | Super Five (Putra & Putri) | Kabupaten Badung |
| Kategori Umum (Open) | 20 Tim | Three Star & Super Five | Badung, Denpasar, Gianyar, Buleleng, Bangli, Klungkung, NTB |
Kehadiran tim-tim unggulan seperti Badung A, Badung B, Gianyar Team, Smansaku, Tim Buleleng, SMK Triatma Jaya Dalung, SMAN 2 Kuta Selatan, SMAN 1 Petang, Tim Denpasar Barat, Tan Bingin Official, AKC, Klungkung, Nation Kabaddi Community, Tim Bangli, Denpasar Utara Kabaddi Club, hingga perwakilan luar pulau seperti Tim Nusa Tenggara Barat (NTB), makin menegaskan bahwa gengsi kejuaraan ini sangat diperhitungkan di tingkat regional.
Investasi Mental dan Prospek Pembinaan Jangka Panjang
Bagi Pengurus Cabang Olahraga Kabaddi Kabupaten Badung, ajang ini bukan sekadar turnamen seremonial demi memperebutkan piala kejuaraan semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai instrumen vital dalam memetakan serta memantau potret regenerasi atlet potensial yang siap dibina menuju jenjang profesional.
Ketua Umum Kabaddi Badung, I Kadek Sudharma Hariawan, menekankan pentingnya ruang kompetitif semacam ini untuk mengasah mentalitas bertanding para pemuda. Menurutnya, jam terbang di atas matras pertandingan adalah benteng utama dalam membentuk karakter atlet yang gigih, pantang menyerah, dan menghargai nilai-nilai sportifitas.
“Kompetisi ini menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah keterampilan, sportifitas, serta semangat kolaborasi dalam suasana yang penuh energi,” puji I Kadek Sudharma Hariawan dengan optimis.
Dengan melibatkan lintas jenjang—mulai dari pelajar sekolah dasar hingga klub senior luar daerah—pihak penyelenggara berharap pembinaan olahraga kabaddi di Bali, khususnya Kabupaten Badung, dapat semakin terstruktur dan berkesinambungan di masa mendatang.
Sebanyak 52 tim meramaikan kejuaraan kabaddi di Badung, Bali. Panitia bahkan harus membatasi pendaftaran akibat meledaknya antusiasme peserta. Informasi selengkapnya hanya di Terdepan.id.
Comments (0)