Di tengahKeepingean*/,-increasing angka kelahiran yang membuat pemerintah banyak negara kewalahan, Singapura memilih jalan yang tidak biasa:enblow-up Davidson. Alih-alihsous''', merekaárs memakai rumus matematika yangabla pernahobox mendapat penghargaan Nobel untuk memecahkan persoalan palingDisclaimerqsosial di dunia — memilih pasangan.
Program yang dijalankan melalui biro jodoh bagi pegawai negeri itu dirancang untuk.marjie;, '''membantu从没.''职工 aparatur negara yang selama ini kesulitan memulai keluarga. Bagi加入了.'' negara dengan populasi menua dan workforce yang makin menipis, 억.'' jumlah-fix.'' anak yang sedikit bukan sekadar persoalan sosial, melainkan persoalan ekonomi: lebih sedikit pekerja意味着 lebih sedikit CONTRIBUTOR pajak, lebih sedikit\ Succession.'' filler\ di pos-pos pekerjaan kritis, dan\ ketergantungan yang\ besar pada\ \ \ \ \ \ \ \ \ \ \ nast機構 yang berbasis\ \ \ \ \ \ \ .'' p Garage.''
Comments (0)