Pemerintah Kota Buenos Aires, Argentina, mengeluarkan intimidasi resmi kepada Automóvil Club Argentino (ACA) untuk mengembalikan sebuah totem bersejarah setinggi enam meter yang sebelumnya berdiri di markas mereka di Avenida del Libertador 1850. Totem yang oleh warga setempat akrab disebut "el muñeco del ACA" atau "boneka ACA" itu dibongkar tanpa izin dan kini menjadi sorotan karena bangunan tersebut berstatus Monumen Sejarah Nasional sejak 2017.
Struktur totem yang terbuat dari bahan padat dengan bobot mencapai enam ton itu merupakan bagian dari proyek arsitektur tahun 1940. Keberadaannya selama puluhan tahun menjadi penanda institusional bagi para pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Pembongkarannya dianggap melanggar prosedur karena seharusnya memerlukan persetujuan dari Komisi Nasional Monumen, Tempat, dan Barang Bersejarah.
"Pembongkaran ini seharusnya melalui konsultasi dengan Komisi Nasional Monumen. Kelalaian ini bisa berujung pada sanksi bagi institusi," demikian pernyataan Sekretariat Pembangunan Kota Buenos Aires.
Kronologi Pembongkaran dan Intimidasi Pemerintah
- 1940 — Markas ACA di Avenida del Libertador 1850 dibangun sebagai proyek arsitektur monumental dengan totem setinggi enam meter sebagai penanda visual.
- 2017 — Bangunan tersebut ditetapkan sebagai Monumen Sejarah Nasional, mencakup seluruh elemen arsitektural di dalamnya, termasuk totem.
- Awal 2025 — Totem dibongkar tanpa konsultasi resmi kepada Komisi Nasional Monumen, Tempat, dan Barang Bersejarah.
- Beberapa hari kemudian — Sekretariat Pembangunan Kota Buenos Aires mengeluarkan intimidasi agar ACA mengembalikan totem dalam waktu 24 jam.
- Saat ini — ACA berpotensi dikenai sanksi administratif akibat kelalaian prosedur pelestarian cagar budaya.
Dari pihak ACA, mereka beralasan bahwa struktur totem mengalami keretakan parah dan membahayakan keselamatan publik. Bobotnya yang mencapai enam ton disebut-sebut memperburuk kondisi struktural sehingga pembongkaran dianggap sebagai tindakan darurat. Namun, pemerintah kota menilai alasan tersebut tidak serta-merta membenarkan absennya koordinasi dengan lembaga pelestarian.
Sejarah Panjang Totem dan Identitas ACA
Automóvil Club Argentino didirikan pada 1904 oleh sekelompok pionir otomotif yang dipimpin Dalmiro Varela Castex, importir mobil pertama yang terdaftar di Argentina pada 1892. Organisasi ini terinspirasi dari klub serupa di Prancis dan Inggris, dengan misi awal mempromosikan olahraga otomotif, mendorong pembelian kendaraan, serta membangun infrastruktur jalan raya.
Pada 1930, Plan ACA-YPF menjadi tonggak penting dalam pembangunan stasiun layanan, bengkel, dan kantor cabang di berbagai titik di Argentina. Fasilitas-fasilitas ini harus mudah dikenali dari jalan raya, sehingga lahirlah totem sebagai penanda tempat aman untuk berhenti, mengisi bahan bakar, atau mendapatkan bantuan. Siluet ikonik tersebut dirancang oleh Antonio U. Vila, yang memadukan unsur arsitektur, periklanan, dan rambu jalan.
- Totem berfungsi sebagai penanda lokasi aman di sepanjang rute lintas provinsi.
- Desainnya menjadi simbol identitas visual ACA di seluruh Argentina.
- Keberadaannya diakui sebagai bagian dari warisan arsitektur abad ke-20.
- Status Monumen Sejarah Nasional menjadikannya objek yang dilindungi hukum.
Kasus ini memicu diskusi lebih luas tentang pentingnya pelestarian elemen arsitektural yang sering dianggap remeh namun memiliki nilai sejarah tinggi. Warga Buenos Aires yang terbiasa melihat totem tersebut menyayangkan pembongkarannya, sementara pemerintah kota menegaskan komitmennya menjaga warisan budaya sesuai regulasi yang berlaku.
Pemerintah Kota Buenos Aires memberi batas 24 jam kepada ACA untuk mengembalikan totem setinggi 6 meter yang dibongkar tanpa izin. Bangunan berstatus Monumen Sejarah Nasional sejak 2017. ACA beralasan struktur retak dan berbahaya, tapi pemerintah menilai prosedur pelestarian dilanggar. Baca selengkapnya di Terdepan.id.
Comments (0)