Teknologi

CEO Kreta Digital: AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Pelaku Usaha

Di era digital yang terus berkembang pesat, pertanyaan tentang bagaimana pelaku usaha bisa tetap bersaing bukan lagi sekadar wacana. Ini adalah kebutuhan mendesak. Setiap hari, jutaan transaksi terjad...

CEO Kreta Digital: AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Pelaku Usaha

Di era digital yang terus berkembang pesat, pertanyaan tentang bagaimana pelaku usaha bisa tetap bersaing bukan lagi sekadar wacana. Ini adalah kebutuhan mendesak. Setiap hari, jutaan transaksi terjadi secara online, konsumen berubah perilaku belanjanya, dan perusahaan-perusahaan yang tidak mampu beradaptasi perlahan tersingkir dari panggung bisnis. Pertanyaan besarnya: bagaimana pelaku usaha, terutama yang bergerak di sektor menengah dan kecil, bisa tetap relevan di tengah arus perubahan ini?

Digitalisasi Bukan Pilihan, Tapi Keharusan

Aldo Pasha Permana, Chief Executive Officer (CEO) Kreta Digital, hadir menjawab pertanyaan tersebut dalam acara Sumatera Witel Catch Up-Riau Edition. Dalam kesempatan itu, ia membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) bagi pelaku usaha di era modern.

Kreta Digital sendiri merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan solusi teknologi digital untuk membantu bisnis berkembang di era serba online. Dengan pengalaman bertahun-tahun membantu berbagai sektor bisnis bertransformasi, Aldo memahami langsung tantangan yang dihadapi pelaku usaha, terutama dalam hal keterbatasan sumber daya dan pengetahuan teknologi.

AI sebagai Alat Pemberdayaan, Bukan Pengganti Manusia

Salah satu poin utama yang ditekankan Aldo dalam paparannya adalah bahwa AI sering disalahpahami sebagai ancaman yang akan menggantikan pekerjaan manusia. Pandangan ini, menurut Aldo, perlu diubah. AI seharusnya dilihat sebagai alat pemberdayaan yang bisa membantu pelaku usaha bekerja lebih efisien, membuat keputusan berbasis data, dan menjangkau pelanggan lebih luas.

AI itu ibarat asisten digital yang bekerja 24 jam tanpa lelah. Ia bisa membantu pelaku usaha menganalisis data penjualan, memprediksi tren pasar, bahkan mengelola hubungan pelanggan secara otomatis. Yang penting dipahami, AI tidak bisa menggantikan kreativitas dan empati manusia dalam berbisnis, kata Aldo dalam acara tersebut.

Analoginya sederhana: AI ibarat smartphone yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dulu, orang merasa kewalahan dengan teknologi tersebut, namun kini siapa pun bisa menggunakannya dengan mudah. Begitu pula dengan AI, teknologi ini kini semakin ramah pengguna dan bisa diakses oleh siapa saja, bukan hanya perusahaan besar dengan anggaran teknologi informasi yang besar.

Strategi Praktis untuk Tetap Relevan

Dalam sesi sharing tersebut, Aldo juga membagikan beberapa strategi praktis yang bisa langsung diterapkan pelaku usaha. Pertama, mulai dari hal kecil. Tidak perlu langsung menginvestasikan dana besar untuk sistem AI yang kompleks. Cukup mulai dengan mengintegrasikan chatbot sederhana untuk melayani pelanggan, atau menggunakan tools analisis data untuk memahami perilaku konsumen.

Kedua, terus belajar dan adaptif. Ekosistem digital terus berubah, sehingga pelaku usaha perlu terus memperbarui pengetahuan mereka. Aldo menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi tanpa harus menjadi ahli di bidangnya. Cukup pahami dasar-dasarnya dan manfaatkan solusi yang sudah tersedia.

Ketiga, bangun ekosistem kolaboratif. Kreta Digital sendiri, menurut Aldo, selalu berusaha membangun ekosistem di mana pelaku usaha bisa saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan bisnis yang saling mendukung dan berkembang bersama.

Implikasi bagi Masa Depan Bisnis di Indonesia

Acara Sumatera Witel Catch Up-Riau Edition sendiri merupakan bagian dari upaya memperluas pemahaman tentang digitalisasi di berbagai daerah di Indonesia. Riau, dengan potensi ekonomi yang beragam mulai dari perkebunan, pertambangan, hingga perdagangan, memiliki peluang besar untuk memanfaatkan teknologi digital dan AI dalam mengembangkan bisnisnya.

Pesan utama dari kehadiran Aldo dalam acara ini sangat jelas: pelaku usaha tidak perlu takut dengan perubahan teknologi. Sebaliknya, mereka harus melihatnya sebagai peluang untuk berkembang dan berinovasi. AI bukan lagi sesuatu yang jauh di masa depan, melainkan solusi yang sudah bisa dimanfaatkan sekarang untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Bagi pelaku usaha yang selama ini merasa ragu untuk memulai perjalanan digitalisasi, mungkin inilah saat yang tepat untuk mengambil langkah pertama. Karena seperti yang dikatakan Aldo, dunia tidak menunggu mereka yang diam. Perubahan akan terus terjadi, dan yang bisa bertahan adalah mereka yang mau beradaptasi dan terus belajar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User