Daerah

Forkopimda Pontianak pastikan perayaan Natal berjalan aman dan lancar


Pontianak (ANTARA) – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak memastikan perayaan Natal di kota itu berjalan aman setelah melakukan monitoring ke sejumlah Gereja di Kota Pontianak, Kalbar yang melaksanakan ibadah menyambut Hari Raya Natal.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis malam mengatakan, peninjauan ke beberapa gereja yang ada di Kota Pontianak ini dalam rangka memastikan umat Kristiani melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman dan damai.

“Pantauan kita di gereja-gereja, mereka sudah menerapkan protokol kesehatan, dimana jumlah jemaatnya dibatasi dengan menggunakan sistem waktu shift,” ujarnya usai meninjau Gereja Katedral Pontianak.

Ia mengapresiasi para pengurus Gereja yang telah menjalankan protokol kesehatan di gereja-gereja. Dirinya berharap pelaksanaan ibadah di gereja di tengah pandemi COVID-19 bisa berjalan dengan baik. Selain meninjau gereja, pihaknya juga melakukan peninjauan ke sembilan titik pos pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru. “Kami berharap semuanya berjalan aman dan lancar,” ucap-nya berharap.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak Kota, Kombes (Pol) Komarudin mengatakan,sejauh ini wilayah hukum Kota Pontianak seluruhnya dalam keadaan aman, kondusif, lancar dan tertib. Adapun personel yang diturunkan keseluruhan berjumlah 1.116 personel yang tersebar di 67 Gereja yang ada di Kota Pontianak.

“Kami juga ikut mengapresiasi pengurus gereja yang mana hasil peninjauan kami di 67 Gereja yang ada di Kota Pontianak seluruhnya menerapkan protokol kesehatan sebagaimana surat edaran Menteri Agama Nomor 23 tahun 2020,” ujarnya.

Ia menambahkan, hampir sebagian besar Gereja sudah menerapkan protokol kesehatan diantaranya dengan membatasi jumlah jemaat-nya hanya sekitar 25 hingga 30 persen dari kapasitas Gereja.

Untuk itu, dirinya mengapresiasi langkah ini demi menjaga situasi wilayah Kota Pontianak yang masih dihadapkan dengan masa pandemi COVID-19.

“Tentunya kita berharap momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021, kita bisa menjaga agar tidak terjadi klaster baru dan masyarakat yang terpapar COVID-19 jumlahnya tidak bertambah,” ujarnya.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas