Bisnis

JAKARTA — Sebanyak 4.200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari

Antusiasme Melampaui Target Manajemen Pertamina menyatakan bahwa jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 4.000 orang melampaui target awal yang ditetapk

JAKARTA — Sebanyak 4.200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari

Antusiasme Melampaui Target

Manajemen Pertamina menyatakan bahwa jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 4.000 orang melampaui target awal yang ditetapkan. “Kami sangat bersyukur dengan respons luar biasa dari pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Ini membuktikan bahwa semangat kewirausahaan semakin kuat dan para pelaku usaha sangat membutuhkan akses pendampingan serta pembiayaan,” ujar Fajar Triyono, Vice President Corporate Communication Pertamina, dalam keterangan resmi yang diterima Terdepan.id, Rabu (2/9/2026).

Pendaftar berasal dari 34 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua. Sektor yang paling banyak diminati antara lain:

  • Kuliner dan makanan olahan (42%)
  • Fesyen dan kerajinan tangan (28%)
  • Pertanian dan perkebunan skala kecil (15%)
  • Jasa dan teknologi lokal (15%)

Program Pembinaan Komprehensif

Pertamina UMK Academy merupakan program tahunan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui tiga pilar utama: pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan. Pada edisi 2026, program ini menawarkan kurikulum yang diperbarui dengan fokus pada digitalisasi bisnis, keberlanjutan lingkungan, dan kepatuhan terhadap standar halal.

“Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mendampingi peserta hingga produk mereka siap masuk ke pasar modern dan platform digital. Tahun ini, kami juga bekerja sama dengan beberapa marketplace besar untuk memfasilitasi penjualan langsung,” kata Rina Kurniasari, Direktur Pengembangan Bisnis Pertamina.

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan:

  • Pelatihan intensif selama 3 bulan secara hybrid (online dan offline)
  • Mentor dari praktisi bisnis dan akademisi
  • Akses pembiayaan dengan bunga ringan melalui program KUR Pertamina
  • Kesempatan mengikuti pameran nasional dan internasional
  • Sertifikat kompetensi yang diakui Kementerian Koperasi dan UKM

Proses Seleksi Ketat

Dari ribuan pendaftar, Pertamina akan menyaring sekitar 500 peserta terbaik untuk mengikuti tahap orientasi. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria seperti potensi pertumbuhan, inovasi produk, dampak sosial, dan kelayakan usaha. “Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta yang terpilih benar-benar siap untuk naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi lokal,” tambah Fajar Triyono.

Salah satu pendaftar asal Yogyakarta, Dewi Sartika, pengusaha batik tulis, mengaku sangat antusias mengikuti program ini. “Saya berharap bisa belajar pemasaran digital dan mendapatkan akses ke buyer luar negeri. Ini kesempatan emas bagi UMKM seperti saya,” katanya saat dihubungi secara terpisah.

Komitmen Pertamina terhadap UMKM

Pertamina telah menggelar program serupa sejak 2019 dan hingga saat ini telah membina lebih dari 15.000 UMKM. Banyak alumni yang berhasil meningkatkan omset hingga dua kali lipat dan menembus pasar ekspor. Program UMK Academy 2026 juga sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional menjadi 65% pada 2030.

“Kami percaya UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui program ini, Pertamina tidak hanya membina, tetapi juga menciptakan rantai pasok yang kuat untuk produk-produk lokal,” tegas Rina Kurniasari.

Pendaftaran untuk gelombang kedua direncanakan dibuka pada awal 2027. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Pertamina atau kantor Pertamina terdekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User