Teknologi

Jaksa Argentina Minta Sita Dana US$5 Juta Milik Putri Cristina Kirchner

Otoritas peradilan federal Argentina mengonfirmasi ketersediaan dana tunai lebih dari US$5 juta milik Florencia Kirchner, putri dari mantan Presiden Cristi

Jaksa Argentina Minta Sita Dana US$5 Juta Milik Putri Cristina Kirchner

Otoritas peradilan federal Argentina mengonfirmasi ketersediaan dana tunai lebih dari US$5 juta milik Florencia Kirchner, putri dari mantan Presiden Cristina Fernández de Kirchner. Tim jaksa penuntut umum kini mendesak pengadilan agar menyita seluruh dana tersebut untuk menutupi kerugian negara dalam skandal korupsi proyek infrastruktur jalan raya yang dikenal sebagai kasus Vialidad.

Konfirmasi tersebut diperoleh setelah Banco Galicia menyerahkan laporan resmi yang sempat tertunda kepada lembaga peradilan. Dana jutaan dolar tersebut sebelumnya telah dibekukan selama hampir satu dekade di bawah penyidikan perkara terpisah, yakni kasus Hotesur-Los Sauces, namun kini dialihkan sebagai objek eksekusi perampasan aset negara.

Kronologi Pembekuan hingga Permohonan Penyitaan Aset

Proses hukum terhadap aset keluarga mantan presiden tersebut telah melalui serangkaian tahapan penyelidikan panjang sebelum akhirnya jaksa mengajukan penyitaan resmi:

  1. Tahun 2016: Pengadilan membekukan dana senilai lebih dari US$5 juta di brankas penyimpanan Banco Galicia atas nama Florencia Kirchner dalam rangka pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang kasus Hotesur-Los Sauces.
  2. Desember 2022: Pengadilan Oral Federal 2 (TOF 2) menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada mantan Presiden Cristina Fernández de Kirchner atas dakwaan kecurangan administrasi publik terkait konsesi proyek jalan di Provinsi Santa Cruz.
  3. Februari 2025: Banco Galicia merilis laporan perbankan mutakhir yang mengonfirmasi bahwa dana deposito tersebut masih utuh dan siap dieksekusi secara yudisial.
  4. Tahap Eksekusi Berjalan: Jaksa penuntut umum Diego Luciani dan Sergio Mola secara resmi mendaftarkan dana tersebut ke dalam daftar aset sitaan kasus Vialidad guna memulihkan kerugian negara.
"Upaya perampasan aset ini dirancang guna memastikan pengembalian dana publik yang diselewengkan melalui skema korupsi terstruktur dapat terlaksana secara maksimal tanpa hambatan prosedural," ungkap tim jaksa penuntut dalam berkas permohonannya.

Target Pemulihan Kerugian Negara Capai 684 Miliar Peso

Langkah penyitaan dana tunai milik Florencia Kirchner merupakan bagian dari eksekusi putusan perdata dan pidana yang menargetkan pemulihan kerugian keuangan negara hingga lebih dari $684.000 juta peso Argentina. Tim jaksa menilai daftar aset sitaan tahap pertama belum mencukupi total nominal pemulihan yang diwajibkan oleh putusan pengadilan.

Oleh karena itu, Jaksa Diego Luciani dan Sergio Mola menyusun daftar aset gelombang kedua yang saat ini sedang ditelaah oleh majelis hakim TOF 2. Daftar sitaan tambahan tersebut mencakup:

  • Dana simpanan tunai Florencia Kirchner senilai lebih dari US$5 juta di Banco Galicia.
  • Sebanyak 13 unit properti dan aset lahan yang terdaftar atas nama keluarga inti Kirchner.
  • Sebanyak 128 aset properti milik jaringan korporasi yang terafiliasi dengan pengusaha konstruksi Lázaro Báez.

Sementara itu, eksekusi daftar aset gelombang pertama masih menunggu putusan final terkait peninjauan kasasi di Mahkamah Agung Argentina. Pengadilan kini mempercepat verifikasi administratif guna memastikan seluruh aset sitaan gelombang kedua dapat dialihkan ke kas negara sesuai putusan hukum yang berkekuatan tetap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User