Teknologi

PARIS — Éric Zemmour Deklarasikan Maju Pilpres Prancis 2027

Ketua partai sayap kanan Reconquête, Éric Zemmour, secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya akan kembali bertarung sebagai calon presiden pada Pemilihan Pr

PARIS — Éric Zemmour Deklarasikan Maju Pilpres Prancis 2027

Ketua partai sayap kanan Reconquête, Éric Zemmour, secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya akan kembali bertarung sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden Prancis 2027 mendatang. Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif di saluran berita televisi BFMTV, di mana Zemmour langsung memaparkan pokok-pokok agenda politiknya yang berfokus pada pengetatan drastis kebijakan imigrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Zemmour menegaskan komitmennya untuk menerapkan konsep kontroversial yang ia sebut sebagai remigration (pemulangan massal imigran). Salah satu poin paling radikal yang ia lontarkan adalah rencana pembatasan masa tinggal bagi warga negara asing (WNA), termasuk mereka yang memegang izin tinggal resmi atau berstatus legal di Prancis.

Kebijakan Radikal: Batas Satu Tahun Pengangguran bagi WNA

Zemmour secara spesifik menetapkan batas waktu bagi para imigran yang kehilangan pekerjaan di Prancis. Menurutnya, imigran yang tidak memiliki kontribusi ekonomi aktif harus segera dipulangkan ke negara asal mereka demi meringankan beban anggaran sosial negara.

"Seorang warga negara asing, bahkan yang berstatus legal sekalipun, jika telah menganggur selama lebih dari satu tahun, harus diwajibkan meninggalkan wilayah Prancis," tegas Éric Zemmour dalam wawancaranya di BFMTV.

Langkah ini menandai semakin kerasnya retorika politik Reconquête dibandingkan pada pemilu sebelumnya. Zemmour berargumen bahwa model integrasi Prancis saat ini telah gagal total dan memerlukan tindakan tegas tanpa kompromi untuk melindungi kedaulatan serta identitas nasional Prancis.

Kronologi Manuver Politik Éric Zemmour

Langkah pencalonan dini ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Reconquête untuk mengamankan posisi dalam spektrum politik sayap kanan Prancis. Berikut adalah linimasa perjalanan politik Éric Zemmour:

  1. Desember 2021: Zemmour secara resmi mendirikan partai Reconquête setelah bertahun-tahun berkarier sebagai jurnalis, kolumnis, dan komentator politik kontroversial.
  2. April 2022: Maju pada putaran pertama Pilpres Prancis 2022 dan berhasil mengantongi 7,07 persen suara (sekitar 2,48 juta pemilih), menempatkannya di posisi keempat secara nasional.
  3. 2022–2024: Secara konsisten membangun basis pendukung militan di kalangan pemilih konservatif dan intelektual kanan, meski Reconquête mengalami dinamika internal pasca-pemilu legislatif dan pemilu Eropa.
  4. Maret 2025: Menjadi tokoh politik pertama yang secara terbuka mengonfirmasi pencalonan resmi untuk Pilpres Prancis 2027, sekaligus memperkeras agenda anti-imigrasi.

Peta Persaingan Sayap Kanan Menuju 2027

Langkah Zemmour mengumumkan pencalonan jauh-jauh hari dipandang para analis sebagai upaya mencuri start dari pesaing utamanya di kubu sayap kanan, Marine Le Pen dan partainya, Rassemblement National (RN). Karena Presiden Emmanuel Macron tidak dapat mencalonkan diri kembali pada 2027 setelah menjabat dua periode berturut-turut, panggung politik Prancis diperkirakan akan menjadi medan pertempuran sengit dan terbuka.

Agenda utama yang diusung Reconquête untuk 2027 berfokus pada beberapa pilar penting:

  • Pemberlakuan kuota nol untuk imigrasi non-Eropa ke Prancis.
  • Pencabutan bantuan sosial dan tunjangan keluarga bagi warga negara non-Prancis.
  • Pengetatan syarat naturalisasi dan penolakan otomatis hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir (jus soli).
  • Penerapan sanksi deportasi otomatis bagi imigran legal yang menjadi pengangguran melebihi durasi 12 bulan.

Pernyataan Zemmour langsung memicu gelombang kritik dari partai-partai sayap kiri dan kelompok hak asasi manusia di Prancis, yang menilai usulan pengusiran imigran legal tersebut melanggar hukum ketenagakerjaan dan prinsip hak asasi manusia internasional.

Ketua partai Reconquête Éric Zemmour resmi mencalonkan diri kembali untuk Pemilu 2027. Dalam pernyataannya di BFMTV, ia mengajukan kebijakan radikal: ▪️ WNA legal yang menganggur > 1 tahun wajib keluar dari Prancis. ▪️ Pengetatan aturan kewarganegaraan dan bantuan sosial imigran. Baca laporan lengkapnya di Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User