Suasana pagi yang tenang di Kampung Ciwalen Cilegok, Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, mendadak gempar. Sebuah aksi kejahatan yang meresahkan menyasar tempat ibadah lokal, yakni Masjid Ar-Rahman. Uang hasil sumbangan jamaah yang terkumpul di dalam kotak amal raib digondol pencuri pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Aksi nekat tersebut terekam secara jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di sudut area dalam masjid.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang kemudian beredar di tengah warga, terlihat seorang pria paruh baya mengenakan pakaian berwarna biru masuk ke area dalam masjid tanpa canggung. Pria tersebut tampak mengamati situasi sekeliling yang sepi sebelum akhirnya mendekati lokasi tempat penyimpanan kotak amal. Tanpa ragu, pelaku membuka gembok pengaman kotak tersebut dengan lihai dan menguras uang tunai di dalamnya, lalu memasukkannya ke dalam sebuah kantong plastik berwarna putih.
Gerak-gerik pelaku yang dinilai sangat tenang menunjukkan dugaannya bahwa lokasi tersebut aman dari pantauan. Pelaku tampaknya sama sekali tidak menyadari bahwa setiap detail tindakannya, mulai dari langkah kaki hingga proses merusak gembok dan menguras isi kotak, terekam secara utuh oleh perangkat kamera pintar. Tindakan kriminal ini memicu keresahan mendalam bagi warga setempat yang selama ini menjaga keharmonisan dan keamanan lingkungan.
Pengungkapan Bermula dari Laporan Anak-Anak
Kasus pencurian uang kotak amal ini pertama kali terungkap secara tidak sengaja oleh rombongan pemuda yang sedang melaksanakan kegiatan bakti sosial di sekitar lingkungan tempat ibadah. Pada saat bersamaan, sejumlah anak-anak sekolah yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi menyaksikan tindakan mencurigakan seorang pria asing di dalam ruang utama masjid. Anak-anak tersebut lantas berlari dan memberi tahu para pemuda yang tengah bergotong-royong.
Tokoh masyarakat Kampung Ciwalen Legok, Apes, mengonfirmasi kronologi kejadian saat ditemui pada Rabu, 16 September 2026. Menurutnya, warga langsung berhamburan memeriksa ke dalam tempat ibadah setelah mendengar penuturan anak-anak. Saat diperiksa, kondisi gembok pengunci kotak sudah terbuka dan hanya menyisakan lembaran uang bernilai kecil.
"Ketahuannya kita lagi bakti sosial pemuda di sana. Nah, tiba-tiba anak-anak kecil kan sekolah di sini ya. Kita dipanggil ke sana sama anak-anak, kita lihat ke sana masuk pas dilihat gembok kotak amal sudah dibuka dan menyisakan uang Rp4.500," ujar Apes penuh rasa prihatin.
| Parameter Kejadian | Detail Informasi |
|---|---|
| Waktu Kejadian | Senin, 14 September 2026, Pukul 07.00 WIB |
| Lokasi | Masjid Ar-Rahman, Desa Ciwalen, Sukaresmi, Cianjur |
| Ciri Terduga Pelaku | Pria mengenakan pakaian biru (terekam CCTV) |
| Sisa Uang Di Kotak | Hanya menyisakan Rp4.500 |
| Tindakan Lanjutan | Pelaporan resmi ke Kepolisian Sektor Sukaresmi |
Evaluasi Keamanan Lingkungan dan Langkah Hukum
Peristiwa hilangnya dana yang sejatinya diperuntukkan bagi kemakmuran masjid ini langsung dilaporkan oleh pengurus DKM dan tokoh masyarakat setempat kepada pihak kepolisian. Warga telah menyerahkan barang bukti berupa salinan rekaman CCTV guna membantu proses penyelidikan dan mempercepat identifikasi identitas pelaku oleh aparat penegak hukum.
Kejadian ini sekaligus menjadi alarm keras bagi warga yang selama ini rutin menggiatkan kegiatan ronda malam. Meski pos ronda malam aktif dijaga warga secara bergantian, celah keamanan pada pagi hari justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Tokoh masyarakat mengimbau seluruh pengurus masjid di wilayah Sukaresmi untuk memperketat pengamanan fisik kotak amal serta menempatkan fasilitas penyimpanan di lokasi yang lebih terpantau.
"Kejahatan di tempat ibadah bukan hanya merugikan secara materiil, tetapi juga merusak ketenangan batin umat yang ingin beribadah dengan khusyuk," tegas Apes saat menutup keterangannya.
Comments (0)