PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) kembali menggelar program pemeliharaan infrastruktur kelistrikan secara berkala di sejumlah kawasan strategis Provinsi Bali. Kebijakan ini berdampak pada penghentian sementara pasokan aliran listrik ke pelanggan di wilayah Sanur, Mengwi, hingga sebagian area Bali Timur dan Bali Utara guna menjaga keandalan sistem transmisi dan distribusi tenaga listrik.
Pemeliharaan rutin ini merupakan bagian integral dari komitmen BUMN kelistrikan tersebut dalam memitigasi potensi gangguan mendadak yang dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi serta pariwisata di Pulau Dewata. Wilayah operasional yang padat aktivitas komersial maupun pemukiman warga menjadi prioritas peremajaan komponen jaringan tegangan menengah maupun rendah.
Fokus Wilayah dan Peningkatan Keandalan Pasokan
Dalam agenda pemeliharaan terencana ini, unit pelaksana PLN mengerahkan tim teknis untuk melakukan serangkaian perbaikan, perabasan dahan pohon yang berdekatan dengan konduktor, serta penggantian material jaringan yang telah aus. Sejumlah titik di kawasan pariwisata Sanur dan pusat permukiman di Mengwi menjadi fokus utama agar tidak terjadi penurunan kualitas tegangan di kemudian hari.
Pihak PLN menegaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan publik dan keberlanjutan pasokan energi jangka panjang. Upaya penguatan jaringan di kawasan Bali Timur dan Utara juga ditujukan untuk menopang stabilitas beban puncak yang terus bertumbuh seiring pemulihan sektor pariwisata dan geliat perekonomian lokal.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan selama pekerjaan berlangsung. Pemeliharaan preventif ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya kerusakan jaringan yang jauh lebih masif di masa mendatang," demikian pernyataan resmi perwakilan manajemen PLN UID Bali.
Langkah Preventif dan Imbauan Keselamatan Warga
Menghadapi periode pemadaman sementara tersebut, masyarakat diimbau untuk melakukan persiapan matang guna meminimalkan hambatan aktivitas harian. PLN membagikan beberapa panduan keselamatan penting bagi pelanggan rumah tangga maupun pelaku usaha:
- Mematikan dan mencabut peralatan elektronik dari stopkontak guna menghindari lonjakan arus listrik mendadak saat pasokan kembali menyala.
- Mengoperasikan genset secara aman dengan memastikan ventilasi udara memadai dan sakelar pemindah daya (transfer switch) terpasang dengan benar agar tidak terjadi arus balik ke jaringan utama.
- Menghindari kontak dengan kabel terbuka atau benda konduktif yang berada dekat dengan jaringan instalasi tegangan tinggi maupun menengah.
- Menyimpan cadangan daya perangkat komunikasi untuk memastikan akses informasi dan koordinasi darurat tetap berjalan optimal.
Kanal Pengaduan dan Pemantauan Real-Time
Pelanggan yang membutuhkan pembaruan informasi terkini terkait jadwal pekerjaan maupun durasi pemulihan listrik dapat memantau langsung melalui aplikasi PLN Mobile. Layanan digital ini memungkinkan masyarakat mengecek status pemeliharaan wilayah masing-masing secara real-time sekaligus melaporkan jika terjadi kendala pasokan di luar jadwal yang telah dipublikasikan.
Selain melalui aplikasi, saluran komunikasi pelanggan tetap dibuka melalui Contact Center PLN 123 yang beroperasi selama 24 jam penuh. PLN berkomitmen untuk mempercepat proses teknis di lapangan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat kembali normal lebih awal dari estimasi waktu yang direncanakan.
Comments (0)