Teknologi

William Baldwin Tegaskan Tak Sudi Beradu Akting Lagi dengan Sharon Stone

Perselisihan sengit antara dua bintang papan atas Hollywood, William Baldwin dan Sharon Stone, tampaknya belum menemukan titik terang meski telah berlalu l

William Baldwin Tegaskan Tak Sudi Beradu Akting Lagi dengan Sharon Stone

Perselisihan sengit antara dua bintang papan atas Hollywood, William Baldwin dan Sharon Stone, tampaknya belum menemukan titik terang meski telah berlalu lebih dari tiga dekade. Perseteruan yang berakar dari proses produksi film thriller erotis Sliver pada tahun 1993 ini kembali memanas setelah Baldwin secara terbuka menyatakan ikrar ketegasannya. Aktor berusia 63 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah sudi lagi berada dalam satu proyek akting bersama Stone di masa depan.

Ketegangan yang membara sejak era 90-an ini kembali mencuat ke permukaan saat Baldwin hadir sebagai tamu dalam siaran siniar Lisa Guerrero Unleashed. Dalam wawancara mendalam tersebut, adik dari Alec Baldwin ini membongkar dinamika kerja yang toksik selama proses syuting film yang disutradarai oleh Phillip Noyce tersebut. Menurut keterangannya, hubungan profesional mereka hancur hanya beberapa pekan setelah pengambilan gambar dimulai.

Ketegangan Lokasi Syuting dan Penolakan Adegan Mesra

Mengingat kembali momen-momen sulit di lokasi syuting Sliver, Baldwin mengungkapkan bahwa atmosfer kerja berubah drastis secara tiba-tiba. Setelah dua minggu pertama yang berjalan harmonis, Stone mendadak memutus komunikasi total dengannya tanpa alasan yang jelas.

"Kami berhubungan cukup baik selama dua minggu pertama. Namun setelah itu, dia tidak pernah lagi menyapa saya, bahkan sekadar mengucapkan 'halo' atau 'selamat tinggal' selama tiga bulan berikutnya," ujar William Baldwin dalam siaran siniar tersebut.

Dampak dari keheningan dan ketegangan tersebut mencapai puncaknya ketika produksi harus menyelesaikan adegan intim. Baldwin mengaku mengalami tekanan yang luar biasa hingga merasa tidak mampu lagi melanjutkan pengambilan gambar adegan romantis bersama aktris yang kini berusia 68 tahun tersebut. Situasi yang semakin tidak kondusif memaksa Baldwin untuk mengintervensi pihak produser film.

Baldwin bahkan meminta kompromi khusus agar dirinya tidak perlu melakukan kontak fisik secara intensif dengan lawan mainnya dalam adegan pamungkas.

"Saya bilang kepada produser, 'Saya bisa melakukan adegan itu, tetapi tolong, jangan paksa saya untuk menciumnya. Saya tidak sanggup menciumnya lagi,'" tegas Baldwin mengenang negosiasi alot di balik layar.

Permintaan ekstrem tersebut akhirnya melahirkan salah satu adegan paling ikonik sekaligus kontroversial dalam film Sliver. Sutradara dan produser terpaksa merancang ulang koreografi adegan intim antara karakter Zeke Hawkins (diperankan Baldwin) dan Carly Norris (diperankan Stone) yang terpaksa dilakukan secara terbatas di dekat sebuah pilar bangunan tanpa adanya ciuman bibir.

Dinamika Perseteruan Tiga Dekade di Hollywood

Perselisihan antara Baldwin dan Stone bukanlah hal baru di industri hiburan global. Selama bertahun-tahun, kedua aktor ini kerap saling lempar tuduhan melalui media massa. Stone sebelumnya pernah mengklaim dalam autobiografinya bahwa produser film menyuruhnya melakukan hubungan intim di luar kamera dengan Baldwin untuk meningkatkan "kimiawi" akting mereka—tuduhan yang secara tegas dibantah oleh pihak Baldwin sebagai kebohongan publik.

Berikut adalah perbandingan ringkasan fakta terkait film Sliver (1993) dan konflik di baliknya:

Parameter William Baldwin Sharon Stone
Peran dalam Film Zeke Hawkins Carly Norris
Usia Saat Ini 63 Tahun 68 Tahun
Pernyataan Kunci Meminta tidak ada adegan ciuman Mengklaim adanya tekanan dari produser
Sikap Saat Ini Menolak tegas kerja sama di masa depan Tetap bertahan pada klaim di autobiografinya

Analis media hiburan menilai bahwa perseteruan ini mencerminkan betapa dalamnya trauma profesional yang dialami oleh para pelaku industri perfilman pada era 1990-an, di mana perlindungan terhadap aktor di lokasi syuting belum ketat seperti sekarang. Keharmonisan di layar kaca sering kali bertolak belakang secara drastis dengan realita di balik layar.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan bagi keduanya untuk melakukan rekonsiliasi atau reuni dalam sebuah karya baru, Baldwin memberikan jawaban yang sangat lugas dan tanpa keraguan. Bagi Baldwin, pintu kerja sama dengan Sharon Stone telah tertutup rapat untuk selamanya.

"Satu hal yang bisa saya pastikan dengan sangat jelas: tidak akan pernah, sama sekali tidak akan pernah saya bekerja sama lagi dengannya," pungkas Baldwin mengakhiri sesi wawancara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User